Tuesday, May 31, 2011

Pulau - Pulau Paling Berbahaya di Muka Bumi

1. Fiji

Fiji punya sejarah, kisah terkenal macam kanibal anak2, pembunuhan anak2, penyiksaan anak2, mati gara2 mabok laut khusus anak2.. kayaknya ni pulau benci anak2 kali ye?
Taon 1840, ada misionaris yang nulis tentang pulau itu, katanya disana tinggal para kanibal sadis yang nangkepin orang dewasa dan terlebih anak kecil dari laut en pantai. Anak kecil digantung jadi hiasan bendera, ampe akhirnya mokad gara2 mabok laut.
Anak2 laennya dibawa idup2, buat jadi contoh bagi anak2 penduduk setempat tentang seni perang. Anak2 tangkepan ini ditempakin panah, dipukulin pake tongkat ampe mampus. Sampe berhari2 mereka nangis en jejeritan..
Anak2 setempat maen2 dengan cara nyiksa en mutilasi badan anak cewek hasil tangkepan.

2. Pulau Sampah Pasifik

Pernah nonton pilem yang bumi ngebuang sampah ke angkasa? Mirip ama ni pulau, tapi dengan lebih banyak sampah dan tanpa roket.
Jadi, tiap kali Amerika ato Cina ngebuang sampah ke laut, benda2 itu semua ngumpul ke tempat yang sama, namanya North Pacific Gyre. Makin lama, sampahnya makin numpuk en sekarang udah jadi pulau segede Texas.
Plastik nggak terurai, tapi bisa ancur sampe kecil2, bahkan sampe segede plankton. Dan ikan itu bukan makhluk super pinter, jadi kalo liat yang mirip2 plankton, langsung embat aje. Jadi nanti rantai makanan bakal jadi : ikan makan plastik, kita makan ikan, trus kita eeq plastik.. balik lagiii…

Ngga mungkin ada plastik sebanyak itu? Hmm, peneliti pernah ngambil aer laut dari daerah pulau sampah ini, dan hasilnya jumlah kandungan plastik 6x lebih banyak daripada jumlah plankton. Mari sama2 makan plastik..
Oh iya, jangan coba2 berdiri di atas pulau sampah ini, soalnya bakal langsung kejeblos ke laut, trus tempat ente jatoh tadi uda ketutup ama sampah lagi. jadi ente bakal tenggelem di bawah sampah, jadi makanan hiu.. Yihaaaa.

3. Pulau Izu

Letaknya di wilayah Jepang. Pulau ini udaranya dipenuhin ama gas sulfur dengan konsentrasi tertinggi di seluruh dunia. Tapi gapapa, kan ga ada yang tinggal disana..

Eh, masih ada yang tinggal disana?
Yup..orang2 di pulau ini sehari2 hidupnya musti make masker terus. Di tengah malem, sirene bakalan bunyi karena konsentrat gas sulfurnya parah sampe2 kalo dihirup gitu aja bakal mati dengan sukses. Orang2 disana ngabisin hidupnya dengan cara ini.Yah, paling ngga mereka dibayar. Sama siapa? Ya sama peneliti.. Mereka dibayar murah karena peneliti2 mao tau gimana kalo orang2 itu idup make masker gas dan ngirup udara penuh sulfur.
Oh iya, di pulau ini juga ada lempengan tektonik yang bisa ngehasilin gempa superdahsyat.

4. Pulau Ramree

Taon 1945, jaman Perang Dunia II, 900 tentara jepang dikirim kesana. Waktu lagi keliling, jalannya kehalang ama rawa. Dikira asik2 aje, masuknya 900 tentara itu kesana. 500 ilang tanpa kabar.

Ni pulau dihuni ama nyamuk malaria, kalajengking yang mematikan, dan BUANYAK BUANGET buaya laut. Tentara yang selamet itu mayoritas luka parah sampe2 ngarep mending mati aja. Kejadian ini saking serunya, sampe masup Guinness Book of World Records’ “Greatest disaster suffered from animals.”

5. Pulau Poveglia

Pulau ini ada di daerah perairan Venice, Italia. Awalnya gara2 orang2 Romawi jaman dulu, dengan ‘baik hati’ nyari tempat buat karantina orang2 yang kena virus mematikan di jaman itu. Trus ya Pulau Poveglia ini terpilih mendapat ‘kehormatan’ tersebut, dimana ribuan orang sakit itu akhirnya mati bareng2.
Beberapa abad kemudian, virus Bubonic nyerang Eropa, dan pulau ini kembali ke masa ‘kejayaan’ nya sebagai tempat piknik terakhir buat orang2 sekarat. waktu virusnya makin parah, akhirnya smua yang kliatan sakit dikit langsung dikirim ke Pulau Poveglia. Kebijakan buat ‘ngebiarin ampe mati ndiri’ juga diganti jadi ‘lempar smua org sakit itu ke lobang gede (yg di dalemnya banyak mayat) trus bakarrrrr’. Total jumlah kematian di pulai inipun jadi sekitar 160.000 nyawa.

Seolah belom cukup serem, taon 1922 di pulau berbau mayat penyakitan ini dibangun RSJ. Gosipnya dokter2 jiwa disana itu suka nyiksa pasiennya dengan naroh di atas tower, trus cuek aja waktu pasiennya teriak2 ngeliat hantu penyakitan. Kabar selanjutnya, dokter2 disana akhirnya juga mati smua dilempar dari tower ama hantu penyakitan.

Lewat beberapa taon, ada segerombol orang dikirim buat tinggal disana. Tapi besoknya pada balik lagi karena katanya malem2 banyak suara orang jerit2 en penampakan. Jadi, ampe sekarang ngga ada yg nempatin Pulau Poveglia. Kecuali ente ngitung ratusan ribu hantu gentayangan itu sebagai penduduk…

6. Ilha de Queimada Grande Alias Pulau Ular

Ini pulau dipenuhin sama uler. Pernah ada nelayan yang nyasar kesana, trus pulang2 perahunya darah semua
Uler yang memenuhi pulau ini jenisnya Golden Lancehead. Racunnya termasuk salah satu yang terganas, bisa bikin daging busuk ampe ke tulang.. hueee. Dah gitu uler jenis ini cuman ada di pulau itu. Blom bisa ngebayangin ngerinya?

Labels: ,

Monday, May 30, 2011

Tempat Berbahaya di Dunia yang Harus Kamu Hindari

Inilah tempat - tempat yang harus kamu hindari.

6. Great Pacific Garbage Patch



Great Pacific Garbage Patch, atau yang biasa disebut sebagai Vortex Sampah Pasifik, merupakan kumpulan sampah laut di tengah Samudera Pasifik Utara. Kubangan sampah laut ini dipenuhi oleh konsentrasi bahan beracun yang sangat tinggi dari plastik, kimia lumpur, dan sampah lainnya yang telah terperangkap oleh arus Pasifik Utara. Sebagian besar isinya terendap di bawah permukaan laut. Ini bukan tempat manusia normal rata-rata ingin mengunjungi.


5. Pulau Izu


Kepulauan Izu adalah sekelompok pulau-pulau vulkanik yang terbentang di selatan dan timur dari Semenanjung Izu Honshu, Jepang. Kepulauan Izu terus-menerus dipenuhi dengan bau belerang. Penduduk diungsikan dari pulau-pulau pada tahun 1953 dan 2000 akibat aktivitas gunung berapi dan ancaman berbahaya dari gas belerang tingkat tinggi. Orang-orang akhirnya kembali pada tahun 2005, namun kini diperlukan untuk membawa masker gas setiap saat untuk mencegah tingkat gas naik secara tak terduga. Gara – gara itulah penduduk di pulau ini jadi seperti setan semuanya.

4. The Door to Hell


Selagi melakukan pengeboran di Derweze Turkmenistan pada tahun 1971, ahli geologi tidak sengaja menemukan sebuah gua bawah tanah yang penuh dengan gas alam. Untuk menghindari pembuangan gas beracun, para ilmuwan memutuskan untuk membakar lubang tersebut. Geolog berharap api akan padam dalam beberapa hari tetapi api tetap tidak berhenti sejak saat itu. Penduduk setempat telah menamai tempat ini gua Pintu ke Neraka.

3.Alnwick Poison Garden


Alnwick Garden adalah kebun tanaman yang sepenuhnya diisi oleh tumbuhan beracun yang dapat membunuh. Banyak tanaman itu yang tumbuh karena experiment aneh – aneh dan mengerikan di belakang kebun, beberapa tumbuhan tumbuh di pedesaan Inggris yang terpencil, serta banyak lagi varietas yang tidak biasa terlihat di luar. The Alnwick Garden memiliki lisensi Home Office untuk menanam tanaman yang sangat khusus dan ilegal yaitu, ganja dan kokain yang terdapat di balik jeruji besi di kandang raksasa – untuk alasan yang jelas tentunya ( agar pecandu narkoba tidak sembarangan memetiknya )

2. Asbestos Mine


Asbes adalah serangkaian enam silikat mineral alami yang sangat terkanal kompatibel dengan api dan ketahanan terhadap kemampuan penyerapan suara. Di sisi negatifnya, mineral ini menyebabkan kanker dan berbagai penyakit lainnya. Hal ini sangat berbahaya sampai Uni Eropa telah melarang semua pertambangan dan penggunaan asbes di Eropa. Di Kanada di Thetford Mines, Anda dapat mengunjungi lubang asbes yang sangat besar di tambang terbuka yang masih beroperasi secara penuh. Tiket gratis (udah berbahaya masa masih mesti bayar sih ?). Jika Anda memutuskan untuk mengunjungi, jangan lupa lengkapi tubuh anda dengan setelan bio-hazard lengkap.

1. Pulau Ramree



Pulau Ramree di Burma adalah sebuah rawa -rawa besar yang merupakan rumah bagi sekitar 1000 buaya air asin, yang paling mematikan di dunia. Juga rumah bagi nyamuk malaria, dan kalajengking berbisa. Selama Perang Dunia Kedua, pulau ini adalah lokasi pertempuran selama enam minggu dalam kampanye Burma. Berikut ini adalah gambaran tentang salah satu malam yang mengerikan: “Malam itu [ 19 Februari 1945] adalah malam paling mengerikan yang pernah dialami oleh anggota kru perang. Tembakan senapan yang bertebaran di rawa-rawa yang gelap gulita terganti oleh jeritan orang yang terluka hancur di rahang reptil raksasa, dan suara buaya yang sedang berenang mencari mangsa membuat gambaran neraka yang sangat jelas di hidup kami. Dari sekitar 1.000 tentara Jepang

View the original article here

Labels: , , , ,